Ad Code

Jangan bingung cara membuat pupuk organik cair, berikut dasar pembuatan POC (pupuk Organik Cair)

membuat POC jerami.com Dasar pembuatan pupuk organik cair - Seiring pemberlakuan ketat pemerintah terhadap pembagian pupuk subsidi, masyarakat petani berbondong bondong mencari solusi. 

Mencari pupuk non subsidi kian masif menjadi incaran petani, karena  jatah pupuk subsidi  yang di berikan pemerintah di rasa kurang oleh sebagian petani. 

Namun, sesuai dengan hukum penawaran “semakin  tinggi harga, semakin banyak harga yang di tawarkan atau semakin rendah harga semakin sedikit penawaran”. Maksudnya adalah semakin pupuk konvensional itu di cari maka produsen berhak menawarkan produksinya dengan harga yang ia tentukan. 

Pupuk yang menjadi kebutuhan pokok, petani saat ini hanya di beri pilihan “mau” atau “tidak”.

Ada banyak solusi yang di gunakan petani, tetapi apakah itu efektif bagi petani tersebut? Nah, itu akan kembali ke petani itu sendiri bagaimana ia mengkalkulasi pengeluaran dan pendapatannya. 

Di antara solusi tersebut, ada petani yang masih tetap menggunakan pupuk full sintetis, ada yang menggunakan semi organik , kemudian ada yang kembali ke organik.

Disini akan dibahas tentang dasar pembuatan pupuk organik cair. Terlepas itu digunakan untuk petani yang menggunakan pupuk sintetis atau mereka yang menggunakan cara organik.

Namun yang perlu di perhatikan adalah pupuk organik itu adalah pupuk yang di proses secara alami melalui proses fermentasi sehingga di hasilkan cairan yang di dalamnya terdapat kumpulan mikroorganisme/ bakteri baik. 

Jadi  pupuk organik cair tidak bisa di padukan dengan produk kimia sintetis kebanyakan, karena dapat membunuh mikroorganisme tersebut.

Pupuk organik cair di olah dari berbagai limbah yang bisa membusuk baik tanaman atau pun bangkai hewan .pupuk organik biasanya mengandung bebagai bakteri baik atau mikro organisme lokal yang berpotensi sebagai perombak bahan organik itu sendiri dan perangsang tumbuh, sebagai pupuk, penyedia atau pengurai nutrisi yang di butuhkan tanaman serta berbagai fungsi lain.

Yang perlu di garis bawahi juga, pupuk organik cair atau juga mikro organisme lokal adalah sifatnya membantu, yang artinya bukan bahan baku utama.  Maka sebaiknya petani juga memberikan kompos atau kotoran hewan atau bahan lain sebagai penyedia bahan baku nutrisi yang akan di manfaatkan tanaman.

Bahan utama pembuatan pupuk organik cair dikelompokan menjadi 4

1.    Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi bagi bakteri. Bahan bahan itu seperti ; Air leri, nasi, singkong, kentang dan lain sebagainya yang mengandung karbohidrat

2.    Glukosa

Glukosa juga berfungsi sebagai energi namun bersifat spontan atau lebih mudah dikonsumsi oleh bakteri. Contoh bahan yang sering di pakai dalam pembuatan POC adalah gula pasir, gula merah, gula jawa, gula aren, dan molase atau tetes. Namun, sebagian komunitas organik  melarang penggunaan molase apalagi gula pasir.

3.    Bahan yang akan di urai.

Mungkin disini agak berbeda mengelompokannya. Di sebagian artikel memasukan bahan yang di urai dalam kelompok sumber bakteri, namun maksudnya sama.

Di dalam bahan (tanaman atau bangkai hewan) sudah terdapat bakteri. Namun di sini dikelompokan sendiri, karena bahan di sini adalah juga sumber makanan bakteri dan bahan yang akan di urai oleh bakteri itu sesuai jenis bahan yang di urai. Contoh bahan adalah buah, sayur, kotoran hewan, urin, bangkai hewan. Dan lain sebagainya.

4.    Sumber bakteri

Sumber bakteri adalah bisa dari bahan itu sendiri yang sudah banyak mengandung mikro organisme atau bisa dengan menambahkan bakteri dari lain, seperti EM4, yakult atau yang lainnya. Saat fermentasi bakteri bakteri tersebut akan terseleksi jika proses fermentasi berjalan baik. 

Bakteri bakteri baik yang terkandung dalam POC (pupuk organik cair) diantaranya Rhizobium sp,bacillus sp, Azospirillium sp, Azotobacter sp, pelarut phospat dan yang lainnya.       

Jika bahan yang mewakili kelompok di atas sudah ada maka selanjutnya adalah proses pembuatan. Perlu di ingat juga, bahan yang akan di urai adalah bahan yang menjadi tujuan kita dalam kegunaan pupuk organik cair ini.

Kalau ingin membuat POC yang berfungsi sebagai penyegar daun maka kita pakai bahan bahan dari sejenis daun daunan, untuk pembuahan maka kita pakai bahan yang berasal dari buah pula.

Jangan gunakan POC dari buah saat masa vegetatif atau masa awal pertumbuhan. Beberapa kejadian menjadi pengalaman saat salah penggunaan POC buah di gunakan ketika masa pertumbuhan, tanaman padi berhenti tumbuh atau kerdil.

Langkah yang selanjutnya ketika bahan sudah terkumpul adalah mencampurnya dengan takaran tertentu yang kemudian di lanjutkan dengan proses fermentasi. Proses fermentasi ini yang termasuk menentukan hasil.


Jika proses fermentasi berhasil maka akan menghasilkan bau yang harum seperti tape. Namun jika tidak berhasil maka biasanya akan berbau seperti air peceren. Ada juga yang mengukur tingkat keberhasilan melalui warna.

Posting Komentar

0 Komentar